Pada hari Rabu tanggal 5 September 2007, kami murid kelas 8 SMPI Dian Didaktika, mengadakan perjalanan karyawisata ke PT Yakult Indonesia Persada, yang terletak di daerah Sukabumi. Jawa Barat.
Pagi itu, kami semua sudah berkumpul di sekolah sejak pukul 06.00. Dan sekitar pukul 06.25 kami berangkat menuju PT Yakult dengan menggunakan bis. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 2 jam lebih untuk sampai di Sukabumi. Selama dalam perjalanan, kami saling mengobrol dan bercanda bersama, sehingga lamanya perjalanan menuju ke Sukabumipun tidak terasa.Perjalanan menuju Sukabumi berjalan lancar, dan akhirnya sekitar pukul 09.00 pagi kami tiba di PT Yakult Indonesia Persada. Pada saat sampai di sana, kami disambut dengan ramah oleh beberapa karyawan PT. Yakult. Kemudian kami dipersilakan menuju sebuah aula di sekitar area pabrik. Dan sebelum masuk aula kami diberi snack dan 2 botol minuman yakult. Lalu, kamipun duduk di tempat yang telah disediakan sambil menikmat snack dan minuman yakult yang tadi diberikan.
Acarapun segera dimulai. Setelah sambutan dan perkenalan singkat, kami mulai dijelaskan tentang hal-hal yang berhubungan dengan Yakult. Pertama tama, kami diperkenalkan dulu dengan perusahaan PT.Yakult Indonesia Persada. Misalnya, tentang profil perusahaan beserta jajaran direksinya, sampai letak- letak pabrik Yakult di seluruh Indonesia. Kemudian, agar lebih mengerti tentang minuman yakult, kami sipersilahkan menyaksikan sebuah film singkat yang menjelaskan tentang apa itu minuman yakult, sejarahnya, pembuatannya sampai masalah distribusinya. Pokoknya, semua hal tentang yakult dijelaskan dengan lengkap dan jelas di film itu.
Setelah kami selesai menonton film Yakult, kami diajak berkeliling meninjau pabrik agar kami melihat sendiri dengan jelas bagaimana proses pembuatan minuman yakult. Untuk mempermudah peninjauan, kami dibagi 2 kelompok. Kelompok pertama berjalan terlebih dahulu dan beberapa menit kemudian kelompok kedua menyusul.
Peninjauan kami melihat proses pembuatan minuman di pabrik Yakult pun dimulai. Ternyata pabrik ini memiliki fasilitas koridor khusus pengunjung, agar pengunjung dapat menyaksikan dengan mudah dan jelas proses produksi yakult. Sayangnya, kami tidak diperbolehkan mengambil gambar ataupun video dalam pabrik., kami hanya diperbolehkan untuk melihat saja sambil mendengarkan perjelasan dari petugas pabrik yang telah ditunjuk.
Pertama tama dalam perjelasannya, ternyata ada suatu jenis bakteri yaitu bakteri L Casei Shirota strain yang berguna untuk tubuh manusia. Bakteri ini diteliti selama 70 tahun di Jepang oleh seorang ahli mikrobiologi Jepang yaitu Dr.Minoru Shirota yang kemudian memprakasai dan mengkulturkan manfaat bakteri ini. Bakteri ini mampu melewati asam lambung dan cairan empedu sehingga bisa berperan maksimal dalam usus kita, sehingga dapat meningkatkan sel kekebalan tubuh manusia dan mencegah gangguan pencernaan dan mengurangi racun dalam usus. Kemudian kami melihat bagaimana proses agar bakteri dapat tetap hidup di dalam minuman yakult. Selanjutnya, kami melihat ruangan dimana minuman yakult dibuat dengan beberapa campuran zat atau vitamin yang berguna untuk tubuh, dan dengan suatu proses tertentu dicampur dengan bakteri tadi sehingga menjadi suatu minuman yang enak, segar, dan bemanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Setelah itu kita masuk ke bagian proses pengemasan produk. Dalam ruangan ini, minuman yakult tadi dimasukkan dalam botol-botol kecil yang hygienis dan dikemas dengan rapih, dan siap di distribusikan ke berbagai pasar swalayan ataupun pengecer.
Setelah selesai mengelilingi pabrik yakult, kami kembali masuk ke aula pabrik. Di situ kami diberi 2 botol yakult lagi sambil beristirahat sebentar.
Selesai istirahat, kami diberikan waktu untuk tanya jawab. Kali ini, kami bisa menanyakan apa saja yang ingin kita ketahui tentang Yakult. Di sini kita juga bisa membeli produk Yakult dengan harga yang lebih murah daripada membeli di pasaran.
Setelah acara Tanya jawab selesai, sampailah pada acara penutupan. Acara ini ditutup dengan sekapur sirih dari Pak Kardi sebagai wakil dari sekolah dan dilanjutkan dengan penyerahan kenang kenangan dari sekolah ke pihak PT.Yakult Indonesia Persada.
Akhirnya, seluruh rangkaian acara telah selesai dan sudah saatnya kami untuk pamit. Ketika kami akan keluar dari aula, Yakult memberikan sedikit kenang kenangan untuk kami. Setelah itu, kami langsung masuk ke bus masing masing untuk melanjutkan perjalanan menuju Gunung Mas, Puncak, Bogor.
Hari sudah siang. Sebelum berangkat ke Gunung Mas, kami istirahat dan makan siang di dalam bus lalu dilanjutkan dengan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid dekat pabrik Yakult.
Setelah semua selesai sholat, kami memulai perjalanan kami ke Gunung Mas. Perjalanan ke Gunung Mas tidak terlalu jauh dari Sukabumi, sehingga kami tidak terlalu lama duduk di dalam bus.
Sekitar pukul 14.00 siang, kami sudah tiba di Gunung Mas. Kami segera mengganti baju seragam sekolah dengan pakaian bebas yang sudah kami siapkan dari rumah. Gunung Mas merupakan daerah wisata di daerah Puncak, Bogor yang sekelilingnya merupakan daerah perkebunan teh yang sangat luas dan pemandangannya indah begitu pula udaranya bersih dan sejuk . Kami diberi waktu bebas sampai pukul 15.30. Saya dan sebagian teman teman menuju tempat penyewaan kuda. Dengan membayar Rp. 15.000,- kami bisa berkeliling di perkebunan teh sesuai dengan rute yang telah ditentukan. Namun, ada juga yang sebagian tidak mencoba naik kuda dan coba mengelilingi perkebunan teh dengan berjalan kaki. Bukan berarti dengan tidak naik kuda tidak seru, jalan kaki juga terasa asyik dan menyenangkan.
Setelah puas mengelilingi perkebunan teh, saya coba mendaki gunung ke puncak. Biarpun terasa lelah, tapi sangat asyik rasanya. Kita bisa menikmati udara pegunungan yang segar dan pemandangan yang indah.
Ketika waktu sudah menunjukan pukul 15.30 sore, kami segera menuruni puncak kembali berkumpul dan bersiap-siap untuk pulang. Sebelum pulang, kami sempat membeli makanan kecil, seperti mochi, atau strawbwerry kecil.
Setelah semua berada dalam bus, kami segera berangkat untuk pulang. Untung saja, perjalanan pulang kembali ke sekolah tidak macet, sehingga kami bisa sampai di sekolah sesuai rencana, pukul 17.30.
Sungguh mengesankan dan menyenangkan perjalanan karyawisata ini. Kami mendapatkan ilmu yang bermanfaat, kesegaran tubuh dan pikiran, serta kebersamaan yang menyenangkan bersama teman-teman dan guru-guru kami.