GURU memiliki peran yang amat penting bagi proses pendidikan. Demikian penting sampai John Goodlad, Ketua Asosiasi Kepala Sekolah di Amerika Serikat suatu saat berujar, \"Manakala guru sudah masuk ke ruang kelas dan menutup pintu kelas itu, dialah yang akan menentukan apakah proses belajar hari itu berjalan dengan baik atau tidak, dapat mencapai tujuan atau tidak.\"
Lebih-lebih di sekolah dasar, guru memiliki peran yang amat penting dalam proses pendidikan bagi para siswa di usia yang amat menentukan bagi pendewasaan mereka.
Meski banyak pihak mengakui peran penting guru dalam proses pendidikan, guru kita hingga saat ini belum sepenuhnya mendapatkan perhatian yang layak dilihat dari sisi kesejahteraan dan peningkatan profesionalisme.
Memenjarakan Anak dengan Kebebasan
Saya nyaris tak percaya ketika datang seorang anak yang wajahnya tampak linglung. Raut mukanya mengingatkan saya pada anak-anak yang idiot atau debil. Wajah yang tidak memancarkan semangat. Di matanya, yang ada hanya tatapan kosong tanpa cita-cita.
Rasanya sulit percaya bahwa anak itu hadir ketika saya baru saja menuliskan kata linglung untuk prolog buku \"Menuju Kreativitas\" karya sahabat saya, Mas Wahyudin. Awalnya saya kira anak yang putih bersih itu, mengalami keterbelakangan mental bawaan sejenis idiot. Tetapi ketika melihat reaksi-reaksi di wajahnya, saya mulai menangkap bahwa anak ini sebenarnya normal. Pengasuhanlah yang telah membuat ia kehilangan kekayaan yang paling berharga: \"jiwa yang sehat dan hidup\".